default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Soal Arah Politik Gerindra Pasca Rekonsiliasi, Begini Kata Politisi Bambang Haryo

Soal Arah Politik Gerindra Pasca Rekonsiliasi, Begini Kata Politisi Bambang Haryo
Politik
Politisi senior Gerindra, Bambang Haryo Soekartono saat dikonfirmasi suaraindonesia.co.id, Sabtu (10/8/2019).
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA – Pasca rekonsiliasi yang dilakukan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan beberapa tokoh pendukung Jokowi-Ma’ruf pada beberapa lalu menyisakan sebuah pertanyaan besar, yakni kemana sebenarnya arah politik partai berlambang garuda tersebut.

Politisi senior Gerindra, Bambang Haryo Soekartono mengungkapkan, arah politik partai Gerindra sejauh ini belum ditentukan secara resmi. Pertemuan-pertemuan Prabowo dengan lawan politiknya beberapa waktu lalu hanya bentuk silaturahmi biasa.

“Waktu lalu pak Prabowo melakukan rekonsiliasi /pertemuan itu merupakan bentuk untuk menjaga persatuan NKRI saja, agar bangsa ini bersatu padu kembali setelah Pemilu 2019,” ujar Bambang Haryo, kepada Suaraindonesia.co.id, Sabtu (10/8/2019).

Namun, Bambang memiliki keyakininan bahwa Gerindra akan tetap menjadi oposisi, dalam arti sebagai pengingat pemerintahan Jokowi-Ma’ruf di periode 2019-2024.

“Saya yakin kita (Gerindra) akan tetap berada di oposisi, dalam arti sebagai pengingat apabila pemerintah ini melakukan satu kekeliruan dalam pengambilan kebijakan-kebijakan tertentu,” ujar Bambang.

Lebih jauh, Anggota Komisi V DPR itu mengatakan, bukan hanya partai oposisi yang bisa mengkritisi pemerintah, melainkan partai-partai pendukung koalisi pun dapat melakukan hal serupa.

“Saya melihat teman-teman yang di partai koalisi (pendukung Jokowi) yang duduk di DPR RI banyak juga yang mengkritisi pemerintah. Karena DPR seyogianya bukan oposisi ataupun koalisi, tapi DPR itu betul-betul berposisi sebagai pengawas pemerintah. Dan ini sudah dilakukan oleh teman-teman di DPR baik oposisi ataupun koalisi,” ujar nya.

“Dengan begitu pemerintahan ini akan selalu on the track. Kalau jalur pemerintahan benar maka masyarakat juga yang akan menikmati dampak positifnya. Jadi sekali lagi oposisi ataupun koalisi, DPR tetap menjalankan tugas check and balances secara professional. Dan rekonsiliasi yang dilakukan pak Prabowo dan Jokowi kemarin dilakukan demi bangsa Indonesia dan itu suatu sikap kenegarawan yang luar biasa,” pungkas nya.


Kontributor : E. Sofyan
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar